6285228144750 sms 085228144750 6285228144750 D66F7792

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Sejarah Furniture Jepara

Sunday, May 1st 2016.

ukiran-300x300

Kesenian khas Furniture Jepara telah menjadi aspek tersendiri dalam dunia industri yang dinamis saat ini. Jepara kini, memiliki  sekitar 12.000 rumah industri dan 200 lebih eksportir. Tiap pengrajin memiliki 5-15 tukang pengrajin. Jepara memang bukan satu-satunya kota yang memproduksi furniture. Akan tetapi tidak ada kota yang melebihi Jepara dalam jumlah pengrajin dan pengusaha mebel. Di Jepara sendiri terdapat showroom mebel terpanjang di dunia. Bukan satu showroom, bahkan banyak showroom berderet-deret sepanjang 20 KM di jalan Pecangaan – Tahunan – Jepara. Waow…. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Ya karena Jepara merupakan sentra home industri yang sangat lengkap. Selain sentra furniture, Jepara juga dikenal sebagai sentra kain Tenun & Batik tradisional, dan lain sebagainya.

Sejarah Seni Ukir Jepara

Kerajaan Majapahit telah menciptakan sejarah besar di Indonesia. Salah satu kerajaan besar yang ada di Jawa Timur ini pernah menguasai hampir seluruh daerah di Asia Tenggara. Kebesaran kerajaan ini telah meninggalkan banyak sejarah, di antara sejarah besar itu adalah hidup seorang seniman pengukir dan pelukis hebat, pada zaman kekuasaan Raja Brawijaya. Seniman tersebut bernama Prabangkara atau disebut juga Joko Sungging. Pada suatu hari, Raja Brawijaya ingin mempunyai lukisan istrinya tanpa busana, keinginan ini merupakan wujud dari cinta sang raja. Prabangkara kemudian dipanggil untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Tugas yang sangat berat, bahkan hampir mustahil. Melukis istri raja tanpa busana, tetapi tidak boleh melihat permaisuri dalam keadaan tanpa busana, artinya Prabangkara dalam melukis harus menggunakan intelegensia dan imajinasi yang tinggi. Tugas tersebut akhirnya diselesaikan oleh Prabangkara dengan baik. Namun, tiba-tiba ada seekor cicak buang tinja dan tepat mengenai lukisan itu, sehingga lukisan tersebut punya tahi lalat. Raja sangat gembira karena keinginannya bisa terwujud dengan sempurna. Namun, setelah dilihat secara detail, ternyata ada tahi lalat di lukisan itu yang sama persis dengan tahi lalat sang istri. Kemudian Raja Murka mengetahui hal tersebut, dan menuduh Prabangkara telah melihat langsung istrinya tanpa busana. Raja cemburu dan menghukum Prabangkara dengan mengikatkanya pada layang-layang, kemudian menerbangkannya. Layang-layang tersebut terbang hingga mendarat di suatu tempat belakang gunung (Sekarang dikenal dengan nama Mulyoharjo) di daerah Jepara. Jiwa seni yang sudah melekat pada diri Prabangkara kemudian diajarkan pada masyarakat sekitar di daerah tersebut, dan bahkan hingga saat ini daerah tersebut terkenal dengan julukan sebagai “kota ukir”. Daerah itu juga kini dikenal dunia karena seni ukirnya yang luar biasa.

Begitulah kurang lebih sejarah singkat tentang seni Ukir Mebel Jepara. Sekilas menarik untuk didengar, bahkan memberikan inspirasi dan pertanyaan besar. Bagaimana layang-layang berawak manusia bisa terbang dari Majapahit Jawa Timur sampai mendarat di Jepara Jawa Tengah? Apakah ini khayalan atau kenyataan?

Ada bukti otentik riwayat tentang seni ukir Jepara. Ditemukannya artefak-artefak peninggalan Ratu Kalinyamat di Masjid Mantingan Jepara. Artefak ini berupa seni ukiran yang sudah ada jejaknya pada masa Pemerintahan Ratu Kalinyamat (1521-1546). Pada tahun 1549 anak perempuan sang ratu yang bernama Retno Kencono memberikan peranan dan perhatian besar terhadap perkembangan seni ukir. Di kerajaa, Ratu mempunyai seorang menteri yang ahli dalam bidang ukir, bahkan dia dijuluki seorang seni ukir yang baik datang dari daerah Campa (Cambodia) bernama Sungging Badar Duwung. Menteri tersebut diminta Sang Ratu memperindah bangunan Masjid Mantingan dan Makam Jirat (Makam untuk suaminya) dengan ukiran yang memang menjadi keahliannya. Pada waktu itu, Menteri tersebut memenuhi permintaan Sang Ratu dengan membuat 114 relief pada batu putih, yang sampai saat ini masih menempel pada dinding-dinding Masjid dan Makan Sultan Hadlirin. Ini merupakan bukti nyata bahwa seni ukir sudah ada pada zaman dahulu, sangat menarik bukan untuk dipelajari?

Asal Usul Seni Ukir Jepara

Konon ceritanya di daerah Belakang Gunung terdapat sekelompok pengukir yang bertugas untuk melayani kebutuhan seni ukir keluarga kerajaan. Kelompok tersebut akhirnya mulai mengembangkan bakatnya dengan mengajak tetangga sekitar iktu belajar seperti mereka. Semakin hari anggota kelompok tersebut bertambah banyak, karena dukungan pada masa Ratu Kalinyamat saat itu. Seni ukir ini sempat mengalami stagnan setelah meninggalnya Sang Ratu, namun mulai berkembang lagi para masa Kartini.

Peranan yang besar diberikan oleh RA. Kartini terhadap perkembangan ukir furniture Jepara saat itu. Pendampingan selalu diberikan untuk membuat produk ukir yang berkualitas dengan lebih mementingkan desain produk yang bisa disukai pasar. Dia kemudian mengumpulkan para pengrajin ukir, memberikan modal dan memasarkan produk mereka ke Batavia, Semarang dan Negeri Belanda. Untuk mengembangkan desain, RA Kartini memotivasi pengrajin untuk bisa berfikir tentang aspek fungsional dari sebuah produk. Sehingga mereka diharapkan mampu membuat ukiran dengan model benda-benda mebel yang fungsional, bertemakan kebutuhan mebel (furniture) untuk keperluan rumah tangga. Kartini kemudian mendirikan sekolah bernama “Openbare Ambachtschool” spesial mempelajari dan mendalami tentang seni ukir tepat pada tanggal 1 Juli 1929. Pada saat itu juga pemerintah Jepara mendirikan sebuah perusahaan milik komunitas “Jepara’s Houtsnijwerk En Meubelmaker” (Local Clusters in Global Value Chains, Roos Kities Andadari), Akan tetapi perusahaan ini gulung tikar beberapa tahun kemudian. Tutupnya perusahaan tersebut, tidak menghilangkan kemahiran orang-orang jepara dalam bidang seni ukir ini. Bahkan kemahiran ini telah diwariskan secara turun-temurun sebagai transfer knowledge kepada warga Jepara selanjutnya. Bukan berarti sekolah dan perusahaan itu tidak penting, bahkan sangat penting sekolah sebagai sarana untuk memupuk hobi dan seni mengukir pengrajin Jepara.

Munculnya Ekspor Furniture Jepara

Pada tahun 1970, ukir Furniture Jepara mulai dikenal secara domestik. Walaupun perkembangannya tidak banyak, namun cukup untuk membuat para pengrajin Jepara bertahan. Kemudian Pemerintahn Daerah Jepara berinisiatif untuk belajar tentang sistem dan cara penjualan produk secara ekspor ke Bali, tepat pada tahun 1981. Pada saat itu Bali sudah berpengalaman dengan dunia ekspor. Jepara belum pernah ekspor sama sekali, dan bahkan daerahnya masih tergolong daerah yang miskin di Jawa Tengah. Hasil belajar di Bali memberikan dampak positif kepada perkembangan usaha Mebel Jepara. Selang tiga tahun kemudian ada beberapa perusahaan furniture di Jepara mulai melakukan ekspor.

Pada perkembangannya dunia usaha selalu mengalami naik turun. Dengan berjalannya waktu ekspor furniture Jepara sempat mengalami penurunan. Namun, para pengrajin dan pengusaha Jepara masih bertahan. Hal ini karena masih ada penjualan lokal ke Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan seluruh daerah di Indonesia pada umumnya.

Save

Produk terbaru

Rp 3.000.000 3.200.000
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTM-MKN 22
Nama BarangKursi Makan Donat Kayu Jati 4 Kursi
Harga Rp 3.000.000 3.200.000
Anda HematRp 200.000 (6.25%)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKMS 24
Nama BarangKursi Makan Raja Mebel Jepara
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 10.300.000 10.600.000
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTM-GBK 05
Nama BarangGebyok Ukir Jati Mebel Jepara
Harga Rp 10.300.000 10.600.000
Anda HematRp 300.000 (2.83%)
Lihat Detail
Rp 3.300.000 3.500.000
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK-YM 54
Nama BarangKursi Tamu Arimbi Ukiran Jepara
Harga Rp 3.300.000 3.500.000
Anda HematRp 200.000 (5.71%)
Lihat Detail
Rp 2.500.000 2.650.000
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK-TM 78
Nama BarangKursi Tamu Yuyu 211 Mebel Jepara Murah
Harga Rp 2.500.000 2.650.000
Anda HematRp 150.000 (5.66%)
Lihat Detail
Rp 3.300.000 3.500.000
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK-TM 88
Nama BarangKursi Tamu Piramida 2111 Jati Minimalis
Harga Rp 3.300.000 3.500.000
Anda HematRp 200.000 (5.71%)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK-TM 66
Nama BarangKursi Tamu Kendang Kayu Jati Murah
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 085228144750
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK-TM 74
Nama BarangKursi Tamu Obat Nyamuk Minimalis Murah
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail

Rekening Bank

an. Agus Rohman 1350015317546
an. Agus Rohman 0431864700
an. Agus Rohman 589401007093531

Produk Terbaru

6285228144750
085228144750
D66F7792
6285228144750